Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu bersama Dekranasda menggelar workshop merangkai bunga dan manik-manik bagi wirausaha muda di Palu. Pelatihan yang dikemas dalam Dekranasda Day itu menjadi rangkaian peringatan HUT ke-48 Kota Palu, dengan peserta mempraktikkan langsung pembuatan kerajinan berbahan bunga artifisial dan manik-manik.
PALU — Kepala Disperindag Kota Palu Irmawati Alkaf menyatakan pelatihan keterampilan kreatif menyasar pelaku industri kecil dan menengah agar mampu mengembangkan usaha masing-masing. Workshop merangkai bunga dan manik-manik itu digelar lewat kolaborasi Disperindag dan Dekranasda bersama Bank Indonesia, Komunitas Hari Seru, Alamini, serta Mardhiyah Flowers.
Menurut Irmawati, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman praktik langsung. Keterampilan yang didapat diharapkan bisa diterapkan untuk mengembangkan produk dan usaha mereka.
Irmawati menegaskan fokus utama kegiatan ini adalah mendorong IKM di Kota Palu berkembang dan diminati masyarakat. "Kami sangat berharap IKM-IKM (industri kecil menengah-industri kecil menengah) ini bisa berkembang dengan baik. Keinginan Disperindag, IKM-IKM ini bisa naik kelas, bisa berkembang dengan baik usahanya dan diminati oleh masyarakat," kata dia di Palu, Rabu.
Pelatihan dan pengembangan kapasitas dinilai penting untuk membantu IKM meningkatkan kualitas sekaligus memperluas jangkauan usaha. Lewat cara itu, produk yang dihasilkan diharapkan lebih variatif dan bernilai ekonomi.
Dalam workshop tersebut, peserta mempraktikkan sendiri pembuatan kerajinan dari bunga artifisial dan manik-manik. Irmawati menilai keterampilan itu bisa dikembangkan menjadi produk kreatif yang punya nilai jual.
"Apabila kita memberikan pelatihan dengan baik, mereka bisa mengaplikasikan ilmunya," ujarnya.
Menurut dia, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk menyerap pengetahuan sekaligus mencoba langsung teknik yang diajarkan. Hasilnya diharapkan memperkaya variasi produk usaha yang sudah dijalankan pelaku IKM.
Dekranasda Day menjadi wadah kolaborasi sejumlah pihak, mulai dari Disperindag Kota Palu, Dekranasda, Bank Indonesia, hingga komunitas dan pelaku usaha bunga seperti Komunitas Hari Seru, Alamini, dan Mardhiyah Flowers. Kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-48 Kota Palu.
Irmawati berharap pengembangan kapasitas semacam ini membantu pelaku IKM menaikkan kualitas produk dan mengembangkan usaha. Peluang pasar yang lebih luas pun diharapkan terbuka, sehingga produk yang dihasilkan semakin diminati masyarakat.