Gubernur Sulteng Sebut TNI Bantu Bangun Jembatan Penyeberangan di Pelosok Gunung, Dukung Program 9 Berani

Penulis: Deni Kurniawan  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:14:02 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menghadiri peringatan HUT Ke-81 TNI di Palu, Senin.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menilai TNI berperan mendukung pembangunan daerah hingga wilayah pelosok, termasuk membangun jembatan penyeberangan yang selama ini menyulitkan warga. Penilaian itu disampaikan Anwar saat peringatan HUT Ke-81 TNI di Palu, Senin. Ia menyebut TNI sebagai mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga menggerakkan agenda pembangunan yang berdampak langsung ke masyarakat.

PALU — Anwar Hafid menyoroti peran TNI yang menjangkau wilayah terpencil di Sulawesi Tengah, terutama lewat pembangunan jembatan penyeberangan di daerah yang aksesnya sulit. Menurut dia, kehadiran TNI di titik-titik itu menjawab persoalan warga yang bertahun-tahun kesulitan menyeberang.

"Kami melihat bagaimana peran TNI sampai ke pelosok di ujung-ujung gunung. Mereka membangun jembatan penyeberangan yang selama ini masyarakat susah sekali untuk bisa menyeberang," kata Anwar pada peringatan HUT Ke-81 TNI di Palu, Senin.

Anwar menempatkan TNI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Perannya tidak berhenti pada menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi merambah ke agenda pembangunan yang bersentuhan langsung dengan warga.

Pembinaan Generasi Muda hingga Ketahanan Pangan

Selain infrastruktur, TNI disebut terlibat membina generasi muda lewat kegiatan yang menanamkan semangat kebangsaan kepada ratusan siswa sekolah menengah atas (SMA) di Sulawesi Tengah. Kontribusi lain menyentuh penguatan ketahanan pangan daerah.

"TNI tidak hanya di medan perang, tapi TNI benar-benar bersama rakyat. Selama ini yang kami rasakan, berbagai program pemerintah daerah luar biasa peran TNI dalam membantu pemerintah daerah dan membantu masyarakat," ujarnya.

Bagi Anwar, sinergi itu sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mewujudkan pembangunan yang merata, produktif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program 9 Berani.

Kolaborasi Lintas Komponen untuk Pemerataan Pembangunan

Pembangunan Sulawesi Tengah, kata Anwar, membutuhkan kolaborasi seluruh komponen bangsa. Ia menyebut TNI, Polri, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, perguruan tinggi, serta tokoh agama dan masyarakat sebagai pihak yang harus bergerak bersama.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memperluas pembangunan hingga ke pelosok. Sasaran berikutnya mencakup penguatan infrastruktur dan ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga stabilitas daerah guna mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Anwar berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan TNI yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Tujuannya agar keduanya senantiasa hadir di tengah masyarakat.

"Harapan saya, sinergi yang selama ini terbentuk, dan terbangun bersama-sama ini, terus kita pertahankan dan tingkatkan di setiap saat. Sehingga TNI bersama pemerintah daerah akan selalu hadir di mana saja, hadir di tengah-tengah rakyat," katanya.

Apresiasi pada HUT Ke-81 TNI

Peringatan HUT Ke-81 TNI mengusung tema "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Dalam kesempatan itu, Anwar menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi TNI dalam menjaga kedaulatan negara serta mendukung pembangunan.

Ia optimistis kolaborasi seluruh komponen bangsa dapat mendukung terwujudnya Sulawesi Tengah yang semakin maju dan berkelanjutan.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top