Pencarian

DLH Sigi Dampingi Pemerintah Desa Optimalkan Pengurangan Sampah lewat TPS 3R

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 21:43:31 WIB
DLH Sigi Dampingi Pemerintah Desa Optimalkan Pengurangan Sampah lewat TPS 3R
Kepala DLH Kabupaten Sigi Heru Murtanto menyampaikan pendampingan pengelolaan sampah ke pemerintah desa.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sigi memperkuat pendampingan ke pemerintah desa untuk mengoptimalkan pengurangan sampah melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Pendampingan mencakup penguatan kelembagaan, edukasi lingkungan, hingga tata cara pengolahan sampah berpedoman prinsip 3R. Saat ini Kabupaten Sigi menghasilkan timbulan sampah 135,09 ton per hari dengan dukungan lima TPS 3R dan lima bank sampah unit.

SIGI — Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sigi Heru Murtanto menyatakan pendampingan ke desa-desa jadi kunci penguatan budaya hidup bersih masyarakat. Program pengolahan sampah diarahkan tidak sekadar menekan volume buangan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi warga desa.

Pendampingan menyasar penguatan kelembagaan di tingkat desa, edukasi lingkungan, sampai tata cara pengolahan sampah yang mengikuti prinsip 3R. Menurut Heru, pola ini dipilih agar pengelolaan sampah tidak berhenti di tingkat kebijakan, tetapi berjalan di tiap kampung.

Dua Dampak yang Dibidik: Lingkungan dan Ekonomi

Pemkab Sigi memetakan dua dampak utama dari pendampingan ini. Dari sisi lingkungan, penerapan sistem 3R diyakini bisa menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dari sisi ekonomi, sampah yang telah dipilah dan diolah berpotensi memiliki nilai tambah. Hasilnya dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi kelompok pengelola di masing-masing desa.

"Jadi, pendampingan ini meliputi penguatan kelembagaan, edukasi lingkungan, hingga tata cara pengolahan sampah yang berpedoman pada prinsip 3R," kata Heru.

"Untuk sisi lingkungan, penerapan sistem 3R yang bisa menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," ucapnya.

Sejalan dengan Program Pakagali Pakagaya Ngata

Heru menyebut pendampingan desa ini merupakan bagian dari gerakan Pemkab Sigi, Pakagali Pakagaya Ngata. Program inovasi daerah itu bertujuan membangun budaya bersih dan sehat mulai dari tingkat desa.

"Tentunya program ini sejalan dengan gerakan Pemkab Sigi, yakni Pakagali Pakagaya Ngata yang merupakan program inovasi daerah bertujuan membangun budaya bersih dan sehat dari tingkat desa," sebutnya.

135,09 Ton Sampah per Hari, Baru Lima TPS 3R Tersedia

Beban sampah di Kabupaten Sigi tercatat mencapai 135,09 ton per hari. Untuk menanganinya, saat ini baru tersedia lima TPS 3R dan lima bank sampah unit di wilayah tersebut.

Jumlah itu menunjukkan pengelolaan sampah di Sigi masih bertumpu pada sejumlah titik layanan. Pendampingan ke pemerintah desa diarahkan menutup celah tersebut dengan memperbanyak pengolahan di sumber sampah, bukan mengandalkan TPA.

DLH Kabupaten Sigi menyatakan pendampingan akan terus berjalan menyasar desa-desa, dengan penekanan pada kelembagaan pengelola dan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

Follow www.prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks