Pemerintah Kabupaten Sigi mencatat realisasi cetak sawah baru di Kecamatan Lindu mencapai 350 hektare dari target sekitar 700 hektare. Penanaman perdana seluas 15 hektare sudah dilakukan di Desa Olu sebagai langkah awal pengoperasian lahan. Pembukaan areal tanam baru dilakukan bertahap untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan olah tanah.
SIGI — Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sigi Afit Lamakarate menyatakan pembukaan areal tanam baru di Kecamatan Lindu dilakukan secara bertahap. Tahapan itu untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan olah tanah sebelum lahan digarap penuh.
"Realisasi cetak sawah di Lindu saat ini sudah mencapai 350 hektare dari target kurang lebih 700 hektare," kata Afit di Lindu, Sigi, Minggu.
Penanaman Perdana 15 Hektare di Desa Olu
Sebagai langkah awal pengoperasian lahan, penanaman perdana sudah dimulai di Desa Olu. Afit menyebut lahan yang ditanami perdana seluas 15 hektare.
"Hari kami sudah melakukan penanaman perdana seluas 15 hektare di Desa Olu," ujar dia.
Pengerjaan cetak sawah baru dilakukan pihak ketiga. Menurut Afit, progres pembukaan lahan pertanian bisa mencapai 6 hektare per hari.
Dukungan Program Swasembada Pangan Nasional
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menyatakan progres pembukaan lahan pertanian produktif merupakan bentuk komitmen daerah mendukung program Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Optimalisasi potensi lahan di pedalaman seperti Kecamatan Lindu tidak hanya mengejar target produksi beras nasional.
Menurut Bupati, langkah itu juga memperkuat struktur ekonomi dan kesejahteraan petani di Kabupaten Sigi.
"Harapannya ke depan lahan yang telah selesai dicetak ini dapat terus dikelola secara produktif sehingga menghasilkan panen sesuai standar nasional dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat," katanya.
Luas Baku Sawah Sigi Capai 15.280 Hektare
Data Dinas TPHP mencatat luas lahan pertanian dan hasil validasi Luas Baku Sawah (LBS) di Sigi hingga Desember 2024 mencapai 15.280 hektare. Realisasi cetak sawah di Lindu menambah luasan lahan produktif yang bisa digarap petani setempat.
Pemkab Sigi belum merinci jadwal penyelesaian sisa target cetak sawah sekitar 350 hektare. Pengelolaan lahan yang sudah tercetak diarahkan agar menghasilkan panen sesuai standar nasional.