Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Luwuk menyalurkan bantuan produktif berupa 6 ekor kambing dan dukungan modal usaha bagi warga prasejahtera di wilayah kerja PLN UP3 Luwuk, Selasa (6/10). Penyaluran tahap ini menyasar dua penerima manfaat utama di Kota Luwuk serta pelaku usaha mikro di ULP Ampana, ULP Banggai, dan ULP Toili. Program "Dorong UMKM Berdaya" menyasar kemandirian ekonomi masyarakat akar rumput di Sulawesi Tengah.
LUWUK — Bantuan 6 ekor kambing diserahkan kepada Bapak Almujir dan Bapak Muklis sebagai modal awal usaha peternakan. Selain di Kota Luwuk, program serupa menjangkau pelaku usaha mikro di tiga unit layanan pelanggan PLN, yakni ULP Ampana, ULP Banggai, dan ULP Toili. General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Wahyu Prasetyo, menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dari pegawai PLN harus menghadirkan dampak ganda bagi kesejahteraan warga.
Dana Zakat Pegawai PLN Jadi Modal Produktif
Wahyu menyatakan pihaknya tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik yang andal, tetapi juga terpanggil untuk menerangi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, bantuan ternak dan modal UMKM adalah wujud nyata kepedulian insan PLN.
"Kami di PLN, melalui YBM, tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik yang andal, tetapi juga terpanggil untuk menerangi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Bantuan ternak dan modal UMKM ini adalah wujud nyata kepedulian insan PLN agar para penerima manfaat bisa bertransformasi menjadi pelaku usaha yang mandiri, produktif, dan berdaya saing," ungkap Wahyu.
Ia menambahkan pendampingan dan monitoring berkala akan terus dilakukan. Tujuannya agar bantuan yang diberikan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, melainkan tumbuh menjadi aset ekonomi yang berkelanjutan.
Bantuan Disesuaikan dengan Potensi di Lapangan
Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menjelaskan pemilihan bentuk bantuan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan nyata di lapangan. Bantuan enam ekor kambing kepada Almujir dan Muklis serta dukungan UMKM di Ampana, Banggai, dan Toili diharapkan membuka peluang usaha baru.
"Melalui program Dorong UMKM Berdaya, kami ingin memastikan bantuan yang disalurkan menjadi modal produktif. Bantuan enam ekor kambing kepada Bapak Almujir dan Muklis serta dukungan UMKM di Ampana, Banggai, dan Toili diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus mendongkrak pendapatan keluarga secara bertahap," ungkap Ridwan.
Penerima Manfaat: Bantuan Beri Harapan Baru
Bapak Almujir mengaku bantuan hewan ternak kambing ini memberikan harapan baru bagi keluarganya untuk membangun usaha peternakan yang mandiri. Ia berkomitmen merawat dan mengembangkan bantuan tersebut dengan sungguh-sungguh.
"Kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN UP3 Luwuk atas kepedulian ini. Bantuan ini sangat berarti, dan kami berkomitmen untuk merawat serta mengembangkannya dengan sungguh-sungguh agar menjadi sumber penghasilan jangka panjang bagi keluarga," tutur Almujir.
Hal senada diungkapkan Muklis. Ia bertekad mengelola tambahan modal usaha tersebut dengan optimal agar memberikan hasil maksimal di masa mendatang. Program "Dorong UMKM Berdaya" diharapkan terus berlanjut sebagai pilar kemandirian ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah.