MOROWALI — Polres Morowali bergerak cepat menyusul memanasnya situasi di sekitar area operasional PT Askon (PT Astima Konstruksi). Personel Polres Konawe Utara turut dilibatkan dalam pengamanan karena posisinya paling dekat dengan lokasi perusahaan.
Penempatan personel lintas polres itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi konflik lanjutan di kawasan pesisir perbatasan. Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini memimpin langsung langkah pengendalian situasi di lapangan.
Debu Hauling Picu Keresahan Warga Matarape
Sumber ketegangan berasal dari keresahan warga Desa Matarape terhadap dampak lingkungan aktivitas perusahaan. Persoalan utama yang disorot adalah debu akibat aktivitas hauling atau pengangkutan material di sekitar permukiman.
Kondisi itu memicu reaksi keras masyarakat yang mendesak penanganan serius atas dampak operasional tambang. Warga menilai dampak tersebut sudah mengganggu kehidupan sehari-hari di kawasan permukiman.
Imbauan Kapolres: Jangan Terpancing Provokasi
Kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam menghadapi situasi yang kian rentan. Upaya pengendalian dilakukan secara persuasif, namun tetap tegas terhadap potensi pelanggaran hukum.
"Kami meminta kepada seluruh masyarakat di Desa Matarape agar senantiasa menahan diri, tidak mudah terpancing oleh provokasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan ini kepada pihak berwenang. Jangan sampai ada tindakan main hakim sendiri yang justru merugikan masyarakat luas dan melanggar hukum," ujar AKBP Reza Khomeini.
Imbauan itu ditujukan khususnya kepada warga Desa Matarape, Kecamatan Sombori Kepulauan, Kabupaten Morowali. Aparat berharap warga tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang berpotensi melanggar hukum.
Stabilitas Kamtibmas di Wilayah Perbatasan Jadi Prioritas
Pengamanan gabungan dua polres menunjukkan skala penanganan yang disiapkan aparat. Wilayah Matarape berada di kawasan pesisir perbatasan sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi perhatian utama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah personel yang dikerahkan maupun langkah lanjutan terhadap perusahaan. Kepolisian masih berupaya mengendalikan situasi di lapangan agar tidak berkembang menjadi benturan terbuka.