Pencarian

Apple Digugat Class Action, Klaim Privasi iCloud Private Relay Dipertanyakan

Rabu, 12 Agustus 2026 • 01:13:01 WIB
Apple Digugat Class Action, Klaim Privasi iCloud Private Relay Dipertanyakan
Gugatan class action diajukan terhadap Apple terkait klaim privasi layanan iCloud+ yang disebut tidak berfungsi penuh pada Safari.

SULAWESI TENGAH — Gugatan yang diajukan ke pengadilan ini berfokus pada klaim pemasaran Apple untuk layanan berbayar iCloud+. Clarkson Law Firm menyebut bahwa Apple menyesatkan pelanggan dengan janji privasi yang tidak sepenuhnya berfungsi, terutama saat pengguna berselancar di Safari.

Bocornya Alamat IP Akibat Celah WebKit

Dasar gugatan ini merujuk pada temuan peneliti keamanan yang dipublikasikan awal bulan ini. Ditemukan beberapa celah pada mesin peramban WebKit yang menjadi fondasi Safari.

Celah paling serius berkaitan dengan fitur masuk menggunakan passkey. Situs web tertentu dapat memicu pemeriksaan passkey yang justru ditangani oleh sistem operasi perangkat, bukan oleh Safari. Proses ini melewati server proxy Private Relay sepenuhnya, dan dalam beberapa kasus, pengguna bahkan tidak melihat notifikasi passkey sama sekali.

Dua celah lain ditemukan pada mekanisme prefetching DNS dan protokol WebTransport yang diperkenalkan di iOS 26. Kedua celah ini berpotensi mengekspos alamat IP asli atau server DNS pengguna dalam kondisi tertentu.

Dampak Lebih Luas dari Sekadar Safari

Yang membuat masalah ini kian pelik adalah fakta bahwa WebKit menjadi mesin bagi semua peramban web di iOS. Artinya, risiko kebocoran data ini tidak terbatas pada pengguna Safari saja, tetapi juga pengguna Chrome, Edge, atau peramban lain yang berjalan di atas WebKit.

Kutipan Firma Hukum dan Sejarah Kasus

Partner Clarkson Law Firm, Tim Giordano, menegaskan bahwa Apple membangun reputasinya di atas janji privasi. Ia berargumen bahwa pelanggan iCloud+ membayar lebih untuk perlindungan yang ternyata tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Giordano menyebut situasi ini sebagai "an outrageous violation and betrayal of consumer trust and law" atau sebuah pelanggaran dan pengkhianatan yang keterlaluan terhadap kepercayaan dan hukum konsumen.

Ini bukan kali pertama Clarkson Law Firm berhadapan dengan Apple. Sebelumnya, mereka pernah menggugat Apple terkait penundaan peluncuran fitur Siri yang dipersonalisasi. Kasus tersebut berakhir dengan kesepakatan damai senilai USD 250 juta pada Desember 2025, meskipun rincian pembayarannya baru diumumkan pada Mei tahun berikutnya.

Apa yang Perlu Dipantau Pengguna iCloud+

Bagi pengguna iCloud+ di Indonesia, gugatan ini menjadi pengingat bahwa fitur privasi tidak selalu berfungsi sempurna. Private Relay dirancang untuk menyembunyikan alamat IP dan catatan DNS saat menjelajah di Safari, namun temuan celah ini menunjukkan bahwa ada skenario teknis yang bisa membuat perlindungan tersebut tidak aktif.

Hingga berita ini diturunkan, Apple belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut. Perkembangan kasus ini akan menentukan apakah klaim privasi Apple perlu dikaji ulang dan apakah pengguna berhak mendapatkan kompensasi atas layanan yang dianggap tidak sesuai dengan janji pemasarannya.

Follow www.prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: macrumors.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks